KESEHATAN:Tekan Penyakit Difteri, SD Muhammadiyah 15 Surabaya Imunisasi 745 Siswa

KBRN, Surabaya: Kasus penyakit difteri yang akhir-akhir ini mencuat, membuat para orang tua dan Pemerintah cemas. Berbagai upaya dilakukan Dinas Kesehatan guna mengambil langkah antisipasi.

Di SD Muhammadiyah 15 Surabaya, sosialisasi imunisasi difteri ditujukan kepada wali murid bekerjasama dengan Puskesmas Wiyung kota Surabaya, Kamis, (15/2/2018).

Kegiatan ini bertujuan agar orangtua mengerti betapa bahayanya penyakit difteri dan pentingnya imunisasi difteri sebagai pencegahannya

Selain itu, imunisasi difteri untuk memutus rantai penularan penyakit difteri.

“Dengan imunisasi difteri diharapkan anak anak usia sekolah memiliki kekebalan yg cukup untuk melawan kuman difteri sehingga tidak sampai tertular. ” Kata Dokter Umum dari Puskesmas Wiyung dr. Novia Komalasari dihadapan wali murid kelas 1 sampai kelas 6.

Dokter Novia menjelaskan, program ORI difteri ini dilaksanakan untuk usia 1 – 19 tahun, yang dilaksanakan 3 kali mulai bulan Februari, Juli dan December 2018.

Disisi lain, tanggapan dari orang tua, “menurut saya, imunisasi difteri ini penting sekali untuk menjaga anak anak dari virus yang berbahaya, meskipun awalnya anak saya Ayla takut dan mau menangis. ” Ujar Tri Andayani, ibu dari Ayla Falisha Danin Nugroho, murid kelas 5 SDM Limas

Imunisasi Difteri di SD Muhammadiyah 15 Surabaya yang dikenal sebagai sekolah inspiratif, diikuti 745 siswa siswi kelas 1 hingga kelas 6. Sedangkan 20 murud yang sedang sakit, imunusasi diberikan jika kondisinya sehat.(EJ)

dikutip dari : rri.co.id

— admin

No comments yet.

Leave a reply

Reset all fields